Geser kebawah untuk membaca artikel!

Macam-Macam Kejujuran beserta ayat al qur'an dan hadist

Advertisement

loading...
Bismillah,
Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat datang kembali,
Pada kali ini saya akan membagikan uraian materi mengenai Macam-Macam Kejujuran yang sebagaimana mestinya, nah langsung saja daripada ngomong panjang lebar mendingan kita lihat dan pelajari Macam-Macam Kejujuran yang satu ini.


  • Jujur dalam kemauan serta kehendak. Ini kembali pada keikhlasan. Bila satu amal tercampuri dengan kebutuhan dunia, jadi bakal merusakkan kejujuran kemauan, serta pelakunya dapat disebutkan juga sebagai pendusta, seperti cerita tiga orang yang dihadapkan pada Allah, yakni seseorang mujahid, seseorang qari’, serta seseorang dermawan. Allah menilainya ketiganya sudah berdusta, bukanlah pada perbuatan mereka namun pada kemauan serta maksud mereka.

  • Jujur dalam perkataan. Harus untuk seseorang hamba melindungi lisannya, tak berkata terkecuali dengan benar serta jujur. Benar/jujur dalam perkataan adalah type kejujuran yang paling terlihat serta jelas diantara beberapa macam kejujuran.

  • Jujur dalam kemauan serta penuhi janji. Misalnya seperti perkataan seorang, “Jikalau Allah memberi kepadaku harta, saya bakal membelanjakan seluruhnya di jalan Allah. ” Jadi yang seperti ini yaitu kemauan. Kadang-kadang benar, namun adakalanya juga ragu-ragu atau dusta. Hal semacam ini seperti firman Allah : “Di pada beberapa orang mukmin itu ada beberapa orang yang menepati apa yang sudah mereka janjikan pada Allah ; jadi diantara mereka ada yang gugur. Serta diantara mereka ada (juga) yang menunggu-nunggu serta mereka sedikit juga tak mengubah (janjinya). ” (QS. al-Ahzab : 23)




   Dalam ayat yang lain, Allah berfirman, “Dan diantara mereka ada orang yang sudah berikrar pada Allah, ‘Sesungguhnya bila Allah memberi beberapa karunia-Nya pada kami, pastilah kami bakal bersedekah serta pastilah kami termasuk juga beberapa orang yang saleh. ’ Jadi, sesudah Allah memberi pada mereka beberapa dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, serta berpaling, serta mereka memang beberapa orang yang senantiasa membelakangi (kebenaran). ” (QS. at-Taubah : 75-76)




  • Jujur dalam perbuatan, yakni seimbang pada lahiriah serta batin, sampai tidaklah tidak sama pada amal lahir dengan amal batin, seperti disebutkan oleh Mutharrif, “Jika sama pada batin seseorang hamba dengan lahiriahnya, jadi Allah bakal berfirman, ‘Inilah hambaku yang benar/jujur. ’”

  • Jujur dalam kedudukan agama. Ini yaitu kedudukan yang tertinggi, seperti jujur dalam rasa takut serta pengharapan, dalam rasa cinta serta tawakkal. Perkara-perkara ini memiliki landasan yang kuat, serta bakal terlihat bila dipahami hakikat serta maksudnya. Bila seorang jadi prima dengan kejujurannya jadi bakal disebutkan orang ini yaitu benar serta jujur, seperti firman Allah, “Sesungguhnya beberapa orang yang beriman hanya beberapa orang yang beriman pada Allah serta Rasul-Nya lalu mereka tak ragu-ragu serta mereka berjihad dengan harta serta jiwa mereka pada jalan Allah, mereka tersebut beberapa orang yang benar. ” (QS. al-Hujurat : 15)


Advertisement

loading...
Tag:

Artikel Terkait:

Silahkan download dan lihat video pembahasan yang lebih mudah!

search