Dampak Positif dan Negatif Teknologi (IPTEK) Terhadap Moral Keimanan Umat Islam

Advertisement

Perkembangan IPTEK adalah hasil dari segala langkah dan pemikiran untuk memperluas, memperdalam, dan mengembangkan iptek. Kesejahteraan dan kemakmuran material (fisikal) yang dihasilkan oleh perkembangan Iptek modern tersebut membuat banyak orang lalu mengagumi dan meniru-niru gaya hidup peradaban Barat tanpa dibarengi sikap kritis terhadap segala dampak negatif dan krisis multidimensional yang diakibatkannya. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang membuat negara maju lebih maju dibanding dengan negara berkembang. Diantaranya Pendidikan, ketidakmampuan negara kita mengelola sumber daya alam yang dimiliki, dan perbedaan penggunaan waktu yang dimiliki.

https://asmapanda.files.wordpress.com/2015/06/pone.jpg
Kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Akan tetapi kenyataan memprihatikan ini sangat ironis. Umat Islam yang mewarisi ajaran suci Ilahiah dan peradaban dan Iptek Islam yang jaya di masa lalu, justru kini terpuruk di negerinya sendiri, yang sebenarnya kaya sumber daya alamnya, namun miskin kualitas sumberdaya manusianya (pendidikan dan Ipteknya).
Produk-produk yang dihasilkan oleh Iptek, diantaranya  Kloning dan Bayi Tabung. Disini diperdebatkan bahwa apakah produk-produk IPTEK seperti bayi tabung dan kloning merupakan hal yang dibenarkan dalam Islam ?  Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia. Sedangkan proses bayi tabung merupakan proses yang di gunakan dengan metode antara sel sperma suami dengan sel telur isteri.
Salah satu upaya menanggulangi pengaruh keadaan zaman yang seperti sekarang ini adalah dimulai dari keluarga, bagaimana pendekatan orang tua dengan anak dan kedekatan anak dengan orang tua, banyak anak yang tidak suka kegiatannya diperhatikan oleh orang tuanya, disini peran aktif orang tua untuk mencari cara mendekati anaknya sehingga bisa mengontrol anak-anak nya. Dalam menghadapi perkembangan budaya manusia dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, dirasakan perlunya mencari keterkaitan antara sistem nilai dan norma-norma Islam.

Dampak Positif IPTEK Terhadap Moral Keimanan Umat Islam
  • Dapat memperbaiki kualitas hidup manusia.Berbagai sarana modern industri, komunikasi, dan transportasi, misalnya, terbukti amat bermanfaat.
  • Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
  • Dampak dari hal ini adalah guru bukan satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
  • Pemenuhan  kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat, seperti penggandaan soal ujian dengan adanya mesin foto copy untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.
  • Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.
  • Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.
  • Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemanfaatan teknologi.
  • Setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi mudah untuk dikerjakan dengan menggunakan media teknologi seperti, komputer yang dapat mengolah data dengan memanfaatkan berbagai program. 


Disamping itu juga muncul dampak negatif yang mengakibatkan moral keimanan umat manusia menjai merosot dan mengalami kepurukan yang tidak wajar di kehidap sehari-harinya, Seperti :

Dampak Negatif IPTEK Terhadap Moral Keimanan Umat Islam
  • Karena merugikan dan membahayakan kehidupan dan martabat manusia.
  • Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
  • Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat, semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong, yang telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial.
  • Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal.
  • Dengan kemajuan di badang pendidikan kita mencetak generasi yang berepengetahuan tinggi, tetapi mempunyai moral yang rendah.
  • Siswa menjadi malas belajar karena banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk menggunakan jejaring sosial seperti facebook, twitter dan lain-lain.

Advertisement

Tag: ,

Artikel Terkait: